Inspirasi dari Seorang Blogger Tentang Pembakaran Al Quran
Disaat jutaan umat Islam merasa terbakar dan marah atas aksi pembakaran Alquran oleh 2 orang pendeta di Amerika, malah ia dengan santai menyatakan bersyukur. Saya sendiri jadi penasaran. Karena itu saya langsung mewancarainya:
Saya:
Apa anda tidak takut dikecam oleh jutaan umat Islam dengan pernyataan anda?
Saya:
Kenapa anda begitu yakin?
Saya:
Oya, kalau boleh tahu apa alasan anda menyatakan begitu?
Saya:
Waduh … maaf. Terus terang saya kaget mendengar pernyataan anda. Saya malah tambah bingung. Bisa anda jelaskan?
Saya:
Lalu dimana letaknya umat Islam menyembah Alquran?
Saya:
Waduh… maaf lagi. Ucapan anda mengagetkan saya. Maksudnya apa ya?
Terus Alquran sudah dijadikan bahan perlombaan, seperti kontes. Itu lomba MTQ dimana nilai penghayatannya. Semua peserta sibuk latihan menyanyikan ayat-ayatnya. Hanya untuk meraih juara. Tapi lihat kehidupan mereka sehari-hari. Apakah mereka sudah mengamalkan isinya?
Saya:
(terdiam …)
Saya:
Lho! Itukan firman Tuhan?
Saya:
Hm … begitu ya. Jadi anda tidak marah Alquran dibakar umat lain?
Saya:
Ya tidak. Tapi kita sebagai umat Islam kan jadi tersinggung. Jadi dilecehkan. Bukankah kita harus membela kehormatan Islam?
Iman anda sudah terbang berganti dengan kesurupan.
Kalau anda membela kehormatan Islam, hidupkan keyakinan Islam itu dalam diri anda. Lalu amalkan dalam segala sikap bathin dan prilaku anda. Kemudian ajak orang lain melakukan hal yang sama. Maka barulah Islam itu benar-benar tegak dalam kehidupan.
Saya:
Artinya anda ingin mengatakan bahwa tidak masalah Alquran dibakar orang lain?
Saya:
Hmm …. Begitu ya.
Oya! Anda kan seorang blogger. Adakah hubungan antara iman dengan blogging?
Semua itu kan penubuhan nilai-nilai Islam dalam sikap bathin dan prilaku anda. Anda mengaku tidak butuh pengunjung, tidak peduli apa ada yang membaca tulisan anda atau tidak, tidak butuh ranking alexa, tidak butuh google PR, tidak iri dengan presatsi blog lain. Tapi dalam hati anda bagaimana? Apa betul seperti yang anda katakan?
Saya:
(tertidur ….)
TB:knapa kaLian harus marah2 ga jeLas??
kita ambiL aja sisi positiv nya dari tu bLogger..
kLo dia bukan isLam..dia ga akan sesantai itu menjawab pertanyaan nya...
dia jwab dengan keimanan yg dia miLiki..
gtu aja ko kaLian repot sendri...
bner kata dia..yg d bakar itu cuma kertas.kita bsa mencetak semau kita..
dan coba kLo iman kita yg d bkar? siapa yg akan membakar? klo bukan nafsu kita sendiri..!!
jadi bahan pelajaran ni blogger.. !!
Sumber : http://kacbook.blogspot.com/2010/09/alquran-dibakar-syukur.html










